Kabar membanggakan kembali datang dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma (FIKOM UG). Dengan penuh rasa bangga, kami mengucapkan selamat kepada Karmen Anastasya Sicilia Ayorbaba, mahasiswi FIKOM UG, atas pencapaiannya yang luar biasa sebagai peraih gelar Miss Favorit dan Miss Persahabatan dalam ajang Miss Indonesia 2025.
Dalam ajang bergengsi tingkat nasional tersebut, Karmen tampil mewakili Provinsi Papua Pegunungan dan berhasil mencuri perhatian publik dengan kepribadiannya yang hangat, cerdas, serta penuh empati. Ia adalah potret Kartini masa kini—seorang perempuan muda yang bukan hanya memiliki paras anggun, namun juga berkarakter kuat, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, dan aktif dalam menyuarakan nilai-nilai positif untuk masyarakat.
Gelar Miss Favorit menunjukkan dukungan luar biasa dari masyarakat atas pesona, wawasan, dan keaslian karakter Karmen, sementara predikat Miss Persahabatan mencerminkan integritas dan kehangatan yang ia tunjukkan selama berinteraksi dengan finalis lainnya. Kedua penghargaan ini menjadi bukti bahwa kecantikan sejati datang dari hati yang tulus dan sikap yang bersahabat.
Terima kasih, Karmen, telah menginspirasi dan mengangkat nama Universitas Gunadarma ke level yang lebih tinggi di panggung nasional. Perjalanan dan pencapaianmu memberikan semangat baru bagi seluruh civitas akademika FIKOM UG untuk terus berkarya, berprestasi, dan berkontribusi nyata bagi bangsa.
Selamat atas prestasi luar biasa ini. Teruslah bersinar dan menjadi inspirasi! Gunadarma Bangga!
Kabar membanggakan datang dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma (FIKOM UG)! Salah satu mahasiswi terbaik kami, Karmen Anastasya Sicilia Ayorbaba, saat ini tengah berjuang di panggung bergengsi Miss Indonesia 2025, mewakili Provinsi Papua Pegunungan. 🌸✨
Karmen merupakan sosok Kartini masa kini—cerdas, berprestasi, dan penuh dedikasi. Tak hanya memiliki kecantikan dan kepiawaian dalam berkomunikasi, ia juga dikenal karena kepeduliannya terhadap isu sosial dan semangatnya dalam membawa perubahan positif di masyarakat.
Dalam ajang Miss Indonesia 2025, Karmen tidak hanya tampil sebagai finalis, tetapi juga sebagai representasi dari keberagaman budaya, kekuatan perempuan, dan semangat anak muda Indonesia. Keikutsertaannya membawa pesan tentang pentingnya pendidikan, empati, dan peran generasi muda dalam membangun bangsa.
Sebagai keluarga besar Universitas Gunadarma, mari kita berikan dukungan penuh kepada Karmen agar ia dapat melangkah lebih jauh dan mengharumkan nama kampus tercinta di tingkat nasional.
Cara Vote:
Buka aplikasi RCTI+ Klik banner Miss Indonesia 2025 Cari: “Papua Pegunungan – Karmen Ayorbaba” Klik Vote dan berikan dukungan terbaikmu!
Partisipasi Karmen dalam ajang ini adalah bentuk nyata bahwa mahasiswa FIKOM UG mampu berkontribusi di berbagai bidang, tidak hanya akademik, tetapi juga di kancah budaya dan sosial nasional.
Terus semangat, Karmen! Fakultas Ilmu Komunikasi dan seluruh sivitas Universitas Gunadarma mendukungmu sepenuhnya. Gunadarma Bangga! 🇮🇩🌟
Di balik kesuksesan Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Gunadarma, ada tim Dekanat yang hebat dan berdedikasi. Yuk, kita berkenalan dengan mereka satu per satu!
1. Prof. Dr. Tuti Widiastuti, M.Si. Sebagai Dekan FIKOM UG, Prof. Tuti berperan besar dalam mengarahkan pengajaran Metodologi dan Teori Komunikasi. Dengan pengalaman akademis dan penelitian yang luas, beliau terus berinovasi untuk mencetak lulusan yang berkualitas dan siap bersaing di dunia kerja.
2. Dr. Ir. Kiayati Yusriyah, M.M., M.I.Kom. Menduduki posisi Wakil Dekan 1 Bidang Kurikulum, Dr. Kiayati bertanggung jawab memastikan kurikulum FIKOM UG selalu up-to-date dan relevan. Beliau juga mengajar mata kuliah seperti Pengantar Ilmu Komunikasi, Metode Penelitian Kuantitatif, serta Seminar Kajian Bidang Ilmu Komunikasi. Sosok yang selalu bersemangat dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif dan inovatif!
3. Dr. Nuke Farida, S.S., M.I.Kom. Sebagai Wakil Dekan 2 Bidang Keuangan, Dr. Nuke tidak hanya andal dalam mengelola keuangan fakultas, tetapi juga merupakan pengajar handal di bidang Consumer Behavior, Psikologi Komunikasi, Metode Penelitian Komunikasi, hingga Social Network Analysis. Beliau berperan penting dalam menghubungkan aspek akademis dan praktis bagi para mahasiswa.
4. Dr. Budi Santoso, S.T., MMSI, M.I.Kom. Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan ini sangat peduli terhadap pengembangan mahasiswa, baik di dalam maupun di luar kelas. Mengampu mata kuliah seperti Komunikasi Massa, Teori Komunikasi, dan Teknik Lobby & Negosiasi, Dr. Budi siap mendampingi mahasiswa dalam meraih prestasi dan mengembangkan soft skill yang dibutuhkan di era digital.
✨ Mari Dukung dan Kolaborasi! Dengan semangat kolaboratif, tim Dekanat FIKOM UG terus berupaya menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan etika profesional yang kuat. Jangan ragu untuk berinteraksi dan berdiskusi dengan mereka dalam rangka menciptakan inovasi-inovasi baru di dunia komunikasi.
Bersama kita wujudkan FIKOM UG sebagai pusat unggulan dalam bidang komunikasi! 🤝
Universitas Gunadarma kembali berbangga atas pencapaian luar biasa salah satu mahasiswinya, Karmen Anastasya S.A., yang berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang Pekan Olahraga Kabupaten Mimika. Mahasiswi Program Studi S1 Ilmu Komunikasi ini telah membuktikan bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan tekad yang kuat, impian besar dapat diraih.
Dalam ajang yang sangat kompetitif ini, Karmen menunjukkan kemampuan luar biasa dalam cabang olahraga Muaythai. Tak tanggung-tanggung, ia berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan bergengsi, termasuk:
Penghargaan Atlet Muaythai Terbaik
Medali Emas Kelas Senior Fight u.60 kg
Medali Emas Kelas Seni Waikru Putri
Medali Emas Kelas Seni Aerobic Putri
Medali Perunggu Kelas Seni Muayboran Putri
Pencapaian ini tentu saja bukan hasil yang didapat dengan mudah. Karmen telah menjalani latihan intensif dan disiplin, mengatur pola makan yang sehat, serta menjaga kualitas tidur yang optimal sebagai bagian dari persiapannya. Ketekunannya dalam mengasah keterampilan dan menjaga kebugaran fisik menjadi salah satu faktor kunci kesuksesannya. Karmen mengungkapkan bahwa fokus dan persiapan yang matang adalah langkah penting dalam mencapai hasil terbaik.
Tidak hanya itu, Karmen juga menekankan pentingnya mengutamakan Tuhan dalam setiap usaha yang kita lakukan. Ia percaya bahwa setiap kemenangan adalah anugerah dan berkat dari Tuhan, serta hasil dari doa dan kerja keras. “Selalu melibatkan Tuhan dalam setiap langkah, jangan pernah menyerah, dan teruslah mengejar impian kalian,” ujar Karmen, memberikan pesan yang inspiratif kepada rekan-rekannya.
Prestasi Karmen di Pekan Olahraga Kabupaten Mimika bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama baik Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma di kancah olahraga nasional. Dedikasi dan semangat juangnya menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi di berbagai bidang.
Namun, perjalanan Karmen tidak berhenti di sini. Setelah meraih berbagai penghargaan di tingkat kabupaten, ia bersiap untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di Pekan Olahraga Nasional mendatang. Karmen berharap dapat terus memberikan yang terbaik, bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk mengharumkan nama almamaternya.
Mari, Fikomers, kita jadikan semangat dan dedikasi Karmen sebagai motivasi untuk meraih prestasi lainnya. Dengan kerja keras dan tekad yang kuat, kita semua bisa membuat bangga FIKOM Universitas Gunadarma di berbagai bidang.
Teruslah berjuang, berprestasi, dan jadikan FIKOM UG semakin gemilang!
Pada tanggal 13 Juni 2024, Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor menjadi saksi awal perjalanan yang penuh harapan bagi lebih dari 100 peserta yang mengikuti audisi pusat Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Bogor 2024. Ruang Serba Guna 1 dipenuhi oleh aura semangat dan antusiasme dari para peserta, yang datang dengan satu tujuan: menjadi bagian dari ajang bergengsi ini. Audisi yang terdiri dari seleksi pemberkasan, pengukuran tinggi dan berat badan, serta wawancara dengan dewan juri ini menjadi gerbang awal menuju babak final.
Dari ratusan peserta yang berkompetisi, hanya 12 mojang dan 12 jajaka yang berhasil lolos dan melanjutkan langkah ke tahap berikutnya. Nikita, salah satu dari kandidat Mojang yang merupakan mahasiswa Prodi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma, masih merasa terkejut dan tak percaya ketika namanya diumumkan sebagai finalis pada 14 Juni 2024. “Saya pastinya cukup tidak menyangka jika saya akan lolos audisi pusat hingga menjadi salah satu dari 12 pasang finalis yang akan maju ke babak karantina,” ungkap Nikita. Ia mengakui bahwa kompetisi di audisi pusat sangat ketat, dengan peserta lain yang juga memiliki potensi luar biasa.
Selanjutnya, para finalis menjalani rangkaian pra-karantina dan karantina yang dimulai dari 15 Juni hingga 14 Juli 2024. Tahap ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memperkuat mental dan fisik para finalis. Mereka menerima penyematan selempang finalis, menghadiri pembekalan materi baik secara online maupun offline, serta berkunjung ke beberapa destinasi penting di Kabupaten Bogor, seperti Pinus Ecopark dan Universitas Pakuan Bogor. Kegiatan ini dirancang untuk membekali mereka dengan pengetahuan yang luas, mempersiapkan diri untuk babak selanjutnya, dan mempererat hubungan antar finalis.
Pengalaman selama karantina menjadi salah satu momen yang paling berkesan bagi Nikita. “Karantina merupakan rangkaian kegiatan yang hingga sekarang membuat saya masih susah untuk move on,” katanya. Dalam masa karantina, para finalis tidak hanya belajar materi-materi penting, tetapi juga membangun relasi yang kuat satu sama lain, yang menjadikan pengalaman ini semakin tak terlupakan. Nikita merasakan bahwa setiap momen selama karantina memberikan pelajaran baru dan membentuk diri mereka menjadi pribadi yang lebih matang.
Sehari sebelum Grand Final, pada 19 Juli 2024, para finalis menjalani gladi bersih di Gedung Auditorium Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor. Bagi Nikita, ini adalah momen yang sangat emosional. “Hari itu menandakan hari-hari terakhir kami mungkin bisa bersama 24 finalis secara lengkap,” ujar Niki, mengingat betapa hangat dan dekatnya hubungan di antara mereka selama masa karantina. Gladi bersih ini menandai langkah terakhir sebelum puncak kompetisi, dan perasaan campur aduk pun meliputi para finalis.
Tibalah hari yang ditunggu-tunggu, yaitu Grand Final Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Bogor 2024. Hari ini bukan hanya tentang penentuan siapa yang akan menjadi pemenang, tetapi juga tentang merayakan perjalanan panjang yang telah dilalui para finalis. Suasana di belakang panggung sebelum acara dimulai sangat tegang, namun para finalis tetap fokus dan berusaha memberikan yang terbaik. Mereka melakukan run through gladi bersih, diikuti dengan sesi hairdo, makeup, dan doa bersama, memohon agar segala sesuatunya berjalan lancar.
Saat momen pengumuman pemenang tiba, Nikita berdiri dengan perasaan campur aduk. Berpegangan tangan dengan teman terdekatnya selama karantina, Nikita merasakan keheningan yang mencekam sebelum nama pemenang diumumkan. Ketika namanya dipanggil sebagai pemenang, Nikita merasakan ledakan emosi yang sulit digambarkan. “Saya sampai sekarang masih susah untuk mendeskripsikan apa yang terlintas di pikiran saya waktu itu, dan apa yang saya rasakan,” ungkap Nikita dengan mata yang masih berkaca-kaca. Air mata bahagia tak terbendung, membanjiri wajahnya saat ia dinobatkan sebagai Mojang Pinilih Kabupaten Bogor 2024.
Dalam momen penuh haru tersebut, Nikita sangat bersyukur kepada Tuhan dan mengucapkan terima kasih dalam hati kepada keluarga dan orang-orang terdekatnya. “Tuhan Yesus, terima kasih atas rencanamu yang indah ini. Mama papa, akhirnya aku bisa sampai ke titik ini. Oma… lihat Niki,” ucapnya dalam hati, mengenang dukungan yang ia terima selama ini. Dukungan dari keluarga, teman, dan bahkan orang-orang yang baru dikenal, membuat Niki merasa sangat terharu dan bersyukur.
Namun, Nikita sadar bahwa perjalanan ini belum berakhir. Setelah berhasil memenangkan Mojang Jajaka Kabupaten Bogor 2024, langkah selanjutnya adalah menghadapi Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat 2024. “Perjalanan saya tidak berhenti sampai sini saja. Saya akan melanjutkan perjalanan saya ke tingkat selanjutnya yaitu Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat 2024,” ujarnya dengan penuh antusias.
Nikita juga memberikan pesan berharga kepada teman-temannya yang ingin berprestasi, tidak hanya di dunia pageant, tetapi juga di bidang lainnya. Ia menekankan pentingnya percaya diri, menjalani segala sesuatu dengan senang hati, dan selalu berserah kepada Tuhan. “Segala sesuatu yang kita lakukan harus dilakukan dengan senang hati atau legowo. Karena ketika terlalu memberikan tekanan kepada diri kita sendiri, semuanya akan buyar,” kata Nikita, berbagi salah satu pelajaran paling berharga yang ia dapat selama mengikuti kompetisi.
Dengan penuh keyakinan, Niki melangkah maju, siap menghadapi tantangan berikutnya dan terus memberikan kontribusi positif bagi Kabupaten Bogor, masyarakat sekitar dan sivitas akademika Universitas Gunadarma. “Tuhanlah yang tahu apa yang terbaik untuk kalian, menang atau kalah, percayalah semuanya merupakan rencana Tuhan,” tutup Nikita dengan senyuman.