MERAWAT DAMAI DALAM KEBERAGAMAN, FIKOM UG PERINGATI HARI RAYA WAISAK 2570 BE
Hari Raya Waisak 2570 BE menjadi peringatan suci bagi umat Buddha untuk mengenang tiga peristiwa penting dalam kehidupan Siddharta Gautama, yaitu kelahiran, pencapaian pencerahan, dan wafatnya. Peringatan ini tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga menghadirkan pesan universal tentang kedamaian, kasih sayang, kebijaksanaan, dan kepedulian terhadap sesama.
Di tengah kehidupan masyarakat yang beragam, Waisak menjadi pengingat penting untuk terus menjaga harmoni dan menghargai perbedaan. Nilai-nilai kedamaian yang terkandung dalam peringatan ini dapat menjadi dasar dalam membangun hubungan sosial yang lebih baik, termasuk dalam lingkungan akademik yang terbuka, inklusif, dan saling menghormati.
Keluarga besar Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma memaknai Hari Raya Waisak sebagai ruang refleksi untuk menumbuhkan ketenangan batin, kebijaksanaan dalam bersikap, serta kepedulian dalam berinteraksi dengan sesama. Dalam konteks ilmu komunikasi, nilai-nilai tersebut sejalan dengan pentingnya membangun komunikasi yang santun, penuh empati, dan mampu memperkuat kebersamaan.
Melalui peringatan Hari Raya Waisak 2570 BE, FIKOM UG mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus merawat kedamaian dalam keberagaman. Sikap saling menghargai, terbuka terhadap perbedaan, dan peduli terhadap sesama menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan kampus yang harmonis dan bermakna.
Semoga cahaya kebijaksanaan Waisak dapat menjadi inspirasi untuk terus menebarkan kebaikan, menjaga kedamaian, dan memperkuat persaudaraan di tengah kehidupan bersama.
Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE bagi seluruh umat Buddha yang merayakan.
Semoga kedamaian dan kebahagiaan senantiasa menyertai semua umat.
