BANGGAKAN FIKOM UG, DR. SHILVY ANDINI SUNARTO, S.I.KOM., M.I.KOM. RAIH GELAR DOKTOR ILMU KOMUNIKASI DENGAN PREDIKAT CUMLAUDE
Halo, Fikomers!
Kabar membanggakan kembali datang dari keluarga besar Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma.
FIKOM UG mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr. Shilvy Andini Sunarto, S.I.Kom., M.I.Kom., Dosen Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma, atas kelulusannya dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Komunikasi dengan predikat cumlaude.
Capaian ini menjadi bagian penting dalam perjalanan akademiknya sekaligus menunjukkan komitmen untuk terus mengembangkan keilmuan komunikasi melalui penelitian yang relevan dengan perkembangan masyarakat dan pemerintahan di era digital.
MENGKAJI JARINGAN KOMUNIKASI DALAM IMPLEMENTASI SMART CITY
Dalam disertasinya yang berjudul “Pola Jaringan Komunikasi antara Pemerintah Daerah dan Masyarakat Dalam Mendukung Implementasi Program Smart City di Karawang”, Dr. Shilvy Andini Sunarto mengkaji bagaimana pola jaringan komunikasi terbentuk antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam pelaksanaan program Smart City.
Implementasi Smart City tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi. Di dalamnya terdapat proses komunikasi yang melibatkan pemerintah, masyarakat, komunitas, serta berbagai pihak yang saling terhubung.
Melalui perspektif jaringan komunikasi, penelitian ini menunjukkan pentingnya memahami bagaimana informasi bergerak, siapa yang menjadi penghubung dalam jaringan, serta bagaimana hubungan antaraktor dapat mendukung koordinasi dan partisipasi dalam pelaksanaan program.
TIGA PROGRAM, TIGA POLA JARINGAN KOMUNIKASI
Penelitian menemukan bahwa tiga program Smart City di Karawang membentuk karakteristik jaringan komunikasi yang berbeda.
Program Dukcapil Ada Untukmu (DAU) membentuk jaringan komunikasi yang relatif padat dan terdistribusi. Pola ini menunjukkan hubungan komunikasi yang tersebar di antara aktor-aktor yang terlibat dalam jaringan.
Sementara itu, Bank Sampah Latanza menunjukkan struktur komunikasi yang lebih tersentralisasi. Dalam pola tersebut, hubungan komunikasi lebih banyak terpusat pada aktor tertentu yang memiliki posisi penting dalam jaringan.
Berbeda dengan keduanya, SORABI membentuk pola jaringan multi-hub, yaitu jaringan yang memiliki beberapa pusat hubungan komunikasi.
Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa pelaksanaan program Smart City tidak selalu menghasilkan satu bentuk jaringan komunikasi yang sama. Karakteristik program dan hubungan antaraktor dapat membentuk pola komunikasi yang berbeda dalam proses implementasinya.
PERAN PENTING OPINION LEADER
Temuan penting lainnya adalah keberadaan opinion leader dalam jaringan komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Opinion leader berperan sebagai penghubung yang membantu menjembatani komunikasi antarpihak. Kehadiran mereka dapat mendukung penyebaran informasi, memperkuat koordinasi, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam program yang dijalankan.
Temuan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan komunikasi dalam implementasi Smart City tidak hanya bergantung pada tersedianya saluran atau teknologi komunikasi. Posisi dan hubungan antaraktor di dalam jaringan juga memiliki peran penting dalam membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
MENGHASILKAN INTEGRATED SMART CITY COMMUNICATION NETWORK FRAMEWORK
Berdasarkan keseluruhan temuan penelitian, Dr. Shilvy Andini Sunarto menghasilkan Integrated Smart City Communication Network Framework.
Kerangka ini menjadi salah satu kontribusi penelitian dalam menjelaskan jaringan komunikasi pada implementasi Smart City dengan memperhatikan pola hubungan antaraktor serta peran aktor penting dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Melalui kerangka tersebut, Smart City dapat dipahami tidak hanya dari aspek teknologi dan layanan, tetapi juga dari bagaimana komunikasi dibangun, informasi dipertukarkan, aktor saling terhubung, dan partisipasi masyarakat berkembang di dalam sebuah jaringan.
KONTRIBUSI ILMU KOMUNIKASI UNTUK PEMBANGUNAN MASYARAKAT
Penelitian ini menunjukkan bahwa Ilmu Komunikasi memiliki ruang kontribusi yang luas dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan di tengah transformasi digital.
Kajian mengenai jaringan komunikasi dapat memberikan perspektif untuk memahami hubungan pemerintah dan masyarakat, terutama ketika sebuah program publik membutuhkan koordinasi, pertukaran informasi, dan partisipasi dari berbagai pihak.
Dengan demikian, penelitian komunikasi tidak hanya berkontribusi terhadap pengembangan keilmuan, tetapi juga dapat memberikan perspektif yang bermanfaat dalam memahami praktik komunikasi pada penyelenggaraan program berbasis teknologi di masyarakat.
SELAMAT DAN SUKSES, DR. SHILVY ANDINI SUNARTO!
Keluarga besar Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma kembali mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr. Shilvy Andini Sunarto, S.I.Kom., M.I.Kom. atas keberhasilannya meraih gelar Doktor Ilmu Komunikasi dengan predikat cumlaude.
Semoga pencapaian ini menjadi langkah untuk terus menghasilkan penelitian, karya ilmiah, dan inovasi yang memperkaya perkembangan Ilmu Komunikasi serta memberikan manfaat bagi dunia akademik dan masyarakat.
Semoga capaian ini juga dapat menjadi inspirasi bagi seluruh Fikomers untuk terus belajar, melakukan penelitian, mengembangkan gagasan, dan memberikan kontribusi melalui bidang keilmuan yang ditekuni.
Selamat dan sukses, Dr. Shilvy Andini Sunarto, S.I.Kom., M.I.Kom.!
Terus berkarya, mengembangkan ilmu, dan menginspirasi melalui komunikasi.
